Jakarta.- Konflik antara Ukraina vs Rusia semakin memanas yang menjadi pembahasan penting di seluruh dunia, Rusia memulai perang dengan melancarkan serangan ke wilayah Ukraina yang dikabarkan telah menimbulkan ratusan korban jiwa baik di pihak militer maupun sipil.
Kedua negara ini sebenarnya punya sejarah panjang, Ukraina pernah menjadi bagian dari Uni Soviet yang kemudian menyatakan merdeka seiring berakhirnya Perang Dingin pada 1991.
DPP IMM merespon persoalan konflik yang terjadi antara Ukraina dengan Rusia yang kini dikhawatirkan meluas dengan keterlibatan kekuatan dunia seperti AS, Inggris, Prancis, Jerman, China yang lainnya, sehingga mengawali kemungkinan terjadinya Perang Dunia Ke-3.
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah mendorong Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo yang juga merupakan Presidensi G20 agar segera bereaksi keras untuk segera menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung.
Anas Rullah Simanjuntak selaku Sekretaris Bidang Hubungan Luar Negeri ( Hubla ) DPP IMM menilai posisi Presiden Ir. H. Jokowi sangat Sentral sebagai Presidensi G20 untuk memobilisasi para pemimpin dunia dan mengajak semua negara untuk terlibat mendudukkan Ukraina dan Rusia sebagai negara yang sedang berkonflik agar bersama mencarikan solusi yang terbaik untuk menghentikan perang yang sedang berlangsung.
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah menghimbau semua pihak untuk menahan diri dan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi keberhasilan dialog dan diplomasi. Konflik tidak akan meguntungkan siapapun bahkan akan memperburuk situasi kemanusiaan dimana semua negara sedang terfokus pada perbaikan ekonomi dan penanggulangan covid-19.(red)





