Pemprov Kepri serahkan bantuan sarana transportasi siswa di Natuna

Natuna – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan bantuan transportasi laut bagi siswa SMA Negeri 1 Kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna senilai Rp384,3 juta.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan apresiasi kepada siswa berprestasi berupa piagam penghargaan.

“Apresiasi ini semoga dapat menjadi motivasi kepada para siswa untuk terus berkarya melakukan yang terbaik sebagai generasi yang berkualitas dalam mendukung pembangunan Provinsi Kepulauan Riau,” kata Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad di Natuna, Senin.

Pemprov Kepri juga menyerahkan total bantuan senilai Rp1.432,2 miliar dengan rincian bantuan tunai kepada RT senilai Rp829,2 juta yang diberikan kepada 691 orang RT dengan masing-masing menerima Rp1,2 juta dan bantuan uang kepada RW senilai Rp318 juta yang diberikan kepada 265 orang RW masing-masing menerima Rp1,2 juta.

“Peran RT dan RW dalam pembangunan sangat fundamental dan menjadi garda terdepan dalam berhubungan langsung dengan masyarakat,” kata dia.

Pemprov Kepri juga fokus terhadap keberadaan posyandu yang memiliki peranan penting sebagai salah satu langkah promotif dan preventif kesehatan dari berbagai potensi penyakit.

Ia mengatakan posyandu juga merupakan pelopor dalam menjaga kesehatan masyarakat melalui upaya peningkatan status gizi masyarakat serta upaya kesehatan ibu dan anak.

“Hal tersebut sejalan dengan upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Kepulauan Riau,” katanya.

Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021, prevalensi stunting di Provinsi Kepulauan Riau berada pada angka 17.6 persen. Angka ini lebih rendah daripada angka nasional sebesar 24,4 persen.

Pada tahun 2022 prevalensi stunting tersebut diharapkan dapat turun menjadi 15,8 persen dan dapat turun kembali menjadi 14 persen pada tahun 2024.

Sebagai dukungan untuk upaya dan peran posyandu tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memberikan perhatian terhadap penguatan melalui bantuan uang operasional yang diberikan sebesar Rp285 juta untuk 57 posyandu, masing-masing posyandu menerima bantuan sebesar Rp5 juta.

“Kita harapkan melalui bantuan uang operasional ini posyandu dapat maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” ujar Gubernur Ansar. (Ant)