Batam. – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kepri Husnul Mahubessy dan Ketua Rumah Milenial Indonesia Kepri Rimbun Purba Meminta kapolda kepri irjen Tabana bangun menindak tegas kapolres tanjungpinang kombes omppungsunggu, dimana polres tanjungpinang menjadi sorotan karena beberapa kasus mencuat baru baru ini dimedia diduga polres tanjungpinang main mata dengan mafia solar bersubsidi, mafia pelabuhan tikus, mafia mikol dan rokok ilegal ini menjadi sorotan masyarakat di kepri terkusus tanjungpinang. harus secepatnya dipanggil dan ditindak tegas. Kita meminta polda kepri bertindak tegas terhadap anggota polri yang bermasalah baik itu anggota biasa dan pejabat struktur diwilayah hukum kabupaten kota dikepri.
DPD GMNI kepri meminta kapolda kepri menjalankan interuksi kapolri serta mengambil langkah langkah tegas terhadap anggota yang bermasalah kita masih ingat betul kasus kabid propam polri sambo. diawal masyarakat kurang yakin bahwa sambo akan ditindak tegas mengingat sambo sangat dekat dengan kapolri karena sambo mempunyai jabatan strategis dan sering dibawa kunjungan kerja.
Ketika kasus Sambo meledak, di mana publik jadi tahu bahwa selama ini banyak polisi yang pating penthalit melupakan jatidirinya sebagai bayangkara negara, sehingga kepercayaan publik pada Polri tinggal 54 persen jangan sampai peristiwa itu terjadi dikepri lebih baik mencegah, jangan sampai rakyat jadi membenci polisi.
Senada dengan GMNI Rimbun Purba mengatakan di kepri ini harus menjalan program presisi. presisi merupakan akronim dari prediktif, responsibilitas dan trasparansi berkeadilan, bagi RMI polda kepri trasparansi berkedialan itu penting agar pelaksanaan setiap tugas kepolisian dapat menjamin rasa keaman dan rasa keadilan masyarakat.
memang dibutuhkan komitmen,preditif dan responsibilitas, komitmen artinya ada tindakan yg konsisten dan terus menerus, preditif artinya polri dapat melakukan pencegahan secepat mungkin. kapolda secara cepat dan tepat,responsif humanis, transparan,bertanggung jawap dan berkadilan. menurut kami trastansi berkeadilan penting dalam melaksanakan tugas.kami sepakat kalo tidak ada tindakan nyata kapolda kepri kami akan sampaikan kepolri melalui media dan surat resmi tutupnya.(red)





