Tendang Kick Off Pembukaan Liga 2, Menpora Apresiasi PSSI dan LIB Gelar Kompetisi Tepat Waktu

Menpora Zainudin Amali bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menendang bola kick off Liga 2 antara Persiba Balikpapan vs Kalteng Putra di Stadion Batakan, Balikpapan, Kaltim, Sabtu (14/3) malam. Pada pembukaan Menpora mengapresiasi PSSI dan PT LIB yang sudah bekerja keras untuk menggelar kompetisi tepat waktu.(foto:satria/kemenpora.go.id)

Balikpapan – Menpora Zainudin Amali bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menendang bola kick off Liga 2 antara Persiba Balikpapan vs Kalteng Putra di Stadion Batakan, Balikpapan, Kaltim, Sabtu (14/3/20) malam lalu.

Pada pembukaan Menpora mengapresiasi PSSI dan PT LIB yang sudah bekerja keras untuk menggelar kompetisi tepat waktu.

“Malam ini kita akan memulai kick off Liga 2. Pemerintah sangat apresiasi kerja keras PSSI dan PT LIB karena bisa menggelar kompetisi tepat waktu. Semoga liga semua berjalan dengan baik, kecuali ada halangan lain yang dikeluarkan resmi oleh pemerintah. Sebelum ada larangan resmi silahkan PSSI dan PT LIB menggelar kompetisi dengan menjunjung sportifitas,” kata Menpora

Menpora kelahiran Gorontalo ini juga mengucapkan terima kasih banyak kepada para penonton dan pihak Balikpapan yang sudah hadir ke stadion untuk menyaksikan pembukaan Liga 2 ini. “Kedewasaan para penonton saya harapkan bisa membawa lingkungan sepakbola yang baik. Penonton adalah bagian dari sepakbola Indonesia. Terima kasih atas dukungan dan suportnya. Selamat bertanding Liga 2, dan terima kasih para sponsor yang mendukung kompetisi ini,” tambahnya.

Usai menendang kick off, Menpora bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur Liga Indonesia Baru (LIB) Cucu Somantri kepada media menyampaikan masalah kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 terkait menyebarnya virus Corona yang semakin meluas dan membahayakan. “Mengenai meluasnya virus Corona dan mulai membahayakan, saya menghimbau secara umum dan serius agar semua kegiatan olahraga yang melibatkan banyak orang pilihanya cuma dua, di gelar tanpa penonton atau ditunda sementara”, tegas Menpora. (Adv)