Dinkes: Puluhan Ribu Anak Balita di Tanjungpinang Diberikan Vitamin A

Tanjungpinang, – Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepri, Nugraheni Purwaningsih mengatakan sebanyak 22.080 balita akan menerima vitamin A sempena Bulan Vitamin A yang diperingati setiap bulan Februari dan Agustus.

Nugraheni menjelaskan vitamin A kapsul biru diberikan untuk anak di bawah 1 tahun sebanyak 3.822 orang, sedangkan vitamin A kapsul merah untuk anak di atas 2 tahun sebanyak 18.257 orang.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di 139 posyandu, 43 TK/PAUD dan 86 kelompok bermain.

“Vitamin A merupakan vitamin yang sangat penting bagi tubuh untuk meningkatkan kinerja organ tubuh terutama mata. Untuk itu, setiap bulan Februari dan Agustus dilakukan pembagian vitamin A pada balita,” ungkap Nugraheni di Tanjungpinang, Sabtu.

Dia menyampaikan pemberian vitamin A sangat diperlukan sebagai upaya pemenuhan gizi untuk menciptakan generasi yang sehat di masa depan.

Dikatakannya saat ini masalah kekurangan gizi di Indonesia masih cukup tinggi baik masalah gizi kurang (underweight), pendek (stunting) maupun kurus (wasting).

“Kekurangan gizi kronis terjadi sejak bayi di dalam kandungan hingga usia dua tahun atau pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sehingga perlu dilakukan kegiatan pemantauan dan pertumbuhan pada balita dan pemantauan perkembangan minimal dua kali setahun serta penanggulangan masalah gizi lainnya melalui pendekatan 1.000 HPK,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nugraheni mengungkapkan capaian 2020 untuk pemberian vitamin A sebesar 82,3% dibandingkan tahun 2019 sekitar 90% sedangkan untuk nasional ditargetkan 86%.

Sementara itu Wali Kota Tanjungpinang Rahma mengatakan pemberian vitamin A bertujuan untuk mencegah anak dari kebutaan serta menjaga daya tahan tubuh anak.

“Agar anak-anak terjauh dari penyakit dan kesehatannya tetap terjaga, tapi prinsipnya semua anak balita harus diberikan vitamin A, apalagi saat ini kita masih dalam suasana pandemi COVID-19 yang mengharuskan kita semua terutama balita memiliki gizi yang cukup agar daya tahan tubuhnya kuat,” ujarnya.

Rahma juga mengimbau kepada orang tua ikut berperan, untuk bisa mengikuti program tersebut memberikan Vitamin A pada Anak dan balita dengan baik minimal 2 (dua) kali dalam setahun.

“Karena vitamin A ini sangat penting untuk pertumbuhan dan kesehatan dalam mencegah serta menjaga kekebalan tubuh anak dan balita supaya tahan dari segala penyakit, untuk itu mari para ibu bawa anak-anak kita ke posyandu dan berikan imunisasi,” katanya menegaskan.

Selly Maharani, salah satu warga yang memiliki anak berusia dua tahun ini mengaku rutin ke posyandu.

Meskipun masih dalam pandemi COVID-19, ia tetap rutin ke posyandu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah, saya selalu rutin membawa anak saya ke posyandu, agar saya mengetahui tumbuh kembang anak, berat anak dan tinggi anak. Selain itu saya juga rutin memberikan vitamin A dan vitamin lainnya di posyandu, meskipun masih pandemi tetap rutin ke posyandu dengan menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Selly. (Ant)