Karimun.- Kegiatan webinar literasi digital dengan tema “Tantangan dan Peluang Pembelajaran Jarak Jauh di saat Pandemi Covid-19“ moderator membuka dengan mengucap salam dan membawakan tagline Salam Literasi Digital Indonesia Makin Cakap Digital, serta mengingatkan para hadirin untuk selalu menjaga protokol kesehatan, menjaga jarak, mencuci tangan dan selalu memakai masker pemutaran lagu Indonesia Raya Setelah itu moderator mempersilahkan sambutan dari Dirjen Aplikasi dan Informatika KEMENKOMINFO, bapak Samuel A.Pangarepan untuk membuka kegiatan serta di damping oleh moderator Rizki Al Yusra pada hari Jum’at, 23 Juli 2021, pukul 09.00 WIB.
4 narasumber terdiri dari pusat dan lokal tentunya dalam penyampaian materi berbagi pengalaman di masa era digital saat ini yang mana edukasi literasi digital sangat minim didapatkan untuk kalangan mahasiswa dan pelajar di kabupaten Karimun.
Narasumber Pertama yaitu ibu Aris Aryanti, S.Si, beliau adalah seorang PYP Koordinator Al Firdaus Islamic School, akan menyampaikan materi tentang Saatnya Peserta Didik dan Guru Terampil Belajar Online.
Keterampilan digital secara luas didefinisikan sebagai keterampilan diperlukan untuk menggunakan perangkat digital, aplikasi komunikasi, dan jaringan untuk mengakses dan mengelola informasi.
Digital skill yang harus dimiliki pendidik yaitu sebagai berikut :;
- Mampu membuat bahan pembelajaran online
- Mampu melakukan video converencing
- Membuat learning experience yang melibatkan siswa melalui platform online
- Mampu membuat berbagai strategi assessment secara online
Keterampilan digital dasar yaitu sebagai berikut :
- Digital foundation skills
- Handling information and content
- Problem solving
Tantangan pembelajaran online, yaitu sebagai berikut :
- Internet network
- Parents support
- Teaching & learnig method
Peluang di era digital yaitu sebagai berikut :
- Cerdas dan cakap digital
- Memperluas wawasan dan jaringan melalui kolaborasi tanpa batas
- Munculnya Profesi-profesi baru. selanjutnya
Narasumber Kedua yaitu Ibu Resista Vikaliana, S.Si., M. M, beliau adalah seorang Akademisi Bid. Manajemen, Penulis Buku dan Penggiat Taman Bacaan KBM. akan menyampaikan materi tentang Internet Sehat dan Tips Belajar Online.
Internet sehat adalah konsep penggunaan internet untuk melindungi diri sendiri serta orang lain dari kemungkinan bahaya atau risiko di dunia online.
- Malware
Perangkat lunak/ software khusus yang diciptakan untuk mengganggu sistem komputer orang lain. : mengumpulkan informasi sensitif dan mengakses perangkat tanpa izin.
- Spyware
Perangkat lunak/ software yang diciptakan untuk meng-install/ mematamatai aktivitas pada perangkat lain. : mencuri informasi/ data pribadi dan memantau tombol keyboard yang diberikan.
- Adware
Malware yang berbentuk advertising atau iklan pop up. : sifatnya tidak merusak data atau perangkat dan hanya beriklan saja di perangkat laptop atau komputer.
Ada 3 kunci aman berinternet, yaitu sebagai berikut :
- Pikirkan dulu sebelum menerima permintaan
- Pikirkan dulu sebelum mengirimkan sesuatu
- Pikirkan dulu sebelum membagikan sesuatu
Tips supaya siswa dapat belajar online dengan sehat dan aman, diantaranya sebagai berikut :
- Menjaga kerahaasiaan informasi pribadi
- Jaga etika di ruang digital
- Gunakan situs resmi
- Lindungi perangkat keras yang digunakan (komputer, laptop, handphone, dan lainnya)
- Rutin memperbarui semua software yang kita gunakan
Cara-cara melindungi informasi akun, yaitu sebagai berikut :
- Lakukan aktivitas internet di halaman web aman (https serta tanda gembok tertutup)
- Lakukan aktivitas internet di jaringan aman (menghindari spamming dan hacking) dapat menggunakan VPN-Virtual Private Network
- Mengenal email phishing. selanjutnya
Narasumber Ketiga yaitu Bapak Adimaja, S.T., M.M., MMG, beliau adalah seorang Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMA Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau. Beliau akan menyampaikan materi tentang Budaya Digital.
Budaya merupakan pola atau cara hidup yang terus berkembang oleh sekelompok orang dan diturunkan pada generasi berikutnya, sedangkan digital adalah perangkat elektronik/ aplikasi/ media social yang terhubung dengan internet.
Keterampilan dalam membangun budaya di era digital, yaitu sebagai berikut :
- Keterampilan social. Contohnya : kesadaran diri dan hubungan interpersonal
- Keterampilan berpikir, contohnya : berpikir kritis dan kreatif, bisa mengambil keputusan
- Keterampilan emosional, contohnya : mengatai stress dan mengendalikan emosi
Ada beberapa skill yang harus kita miliki di dera digital, yaitu sebagai berikut :
- Bikin konten
- Sosmed strategis
- Public speaking
- Problem solving
Ada 5 jenis literasi, yaitu sebagai berikut :
- Literasi sains
- Literasi numerasi
- Literasi finansial
- Literasi budaya dan kewargaan
- Literasi baca tulis selanjutnya pemateri terakhir
Narasumber Keempat yaitu bapak Juanda, SE, MM, beliau adalah seorang Ketua Fokal IMM Kepulauan Riau. Beliau akan menyampaikan materi tentang Akhlaqul Medsosiyah Warga Muhammadiyah.
Dalam bermedia sosial netizenmu senantiasa berlandaskan pada akhlaqul Karimah sesuai tuntunan Qur’an dan Hadits. Netizenmu menggunakan media sosial sebagai sarana dakwah. Netizenmu harus senantiasa menjaga nama baik dan mendukung persyarikatan Muhammadiyah dalam menyebarkan pesan-pesan positif.
Hal-hal yang dilarang dilakukan oleh netizenmu, yaitu sebagai berikut :
- Melakukan ghibah dan menyebarkan permusuhan
- Menyebarkan hoax serta informasi bohong meskipun dengan tujuan baik
- Melakukan bullying, ujaran kebencian dan permusuhan berdasarkan suku, ras atau antar golongan
- Menjadikan media sosial sebagai wahana silaturahmi.
- Materi maupun konten yang disebarkan harus dapat dipertanggungjawabkan secara personal dan kelembagaan yang bersifat mencerahkan tidak bertentangan dengan norma sosial, agama, dan sesuai dengan etika serta tidak melanggar hak orang lain.
- Sesama netizenmu harus saling berteman dan harus saling mengingatkan, menasihati dengan etika yang tinggi sebagaimana ajaran islam, serta sanggup mengoreksi dan meminta maaf ketika melakukan kesalahan.
Sementara kegiatan ini juga di meriahkan oleh Rana Rayendra, beliau adalah seorang Co-Founder dan CEO Of Bicara Projectainer, untuk berbagi pengalaman saat generasi mendatang harus dipupuk supaya bisa jadi generasi yang cakap digital. Belajar dizaman digital ini, kita harus bisa saling berkolaborasi supaya bisa menjadi generasi yang hebat. kita sebagai tenaga pendidik harus selalu mengupgrade diri dan mempunyai kemampuan digital skill untuk mengajar para anak didik.Anak didik dizaman digital ini lebih suka dengan hal-hal yang instan dan kita harus memberikan ruang untuk mereka berekspresi.
Kemudian, setelah rangkaian acara selesai, moderator memanggil kembali para penanya terpilih terbaik yang berhak mendapat e-money sebesar Rp. 100.000,-. Setelah itu moderator menutup webinar dengan foto bersama dengan mengucapkan salam, mengucapkan terima kasih dan tagline Salam Literasi Indonesia Cakap Digital.(adv)





